• MTS NEGERI 6 CIREBON
  • Berilmu, Berbudi, Berprestasi Dan Berdikari

Tata Tertib Siswa

TATA TERTIB  DAN ORGANISASI SISWA MTS NEGERI 6 CIREBON

Oleh : Iwan Fidianto, S.Pd

 

1. Ketentuan Umum

  • Tata Tertib / peraturan Madrasah adalah semua ketentuan yang mengatur kehidupan sekolah sebagai rambu-rambu bagi siswa dalam bersikap dan bertingkah laku, berucap, bertindak dan melaksanakan kegiatan sehari-hari di Madrasah dalam rangka menciptakan iklim dan kultur sekolah yang dapat menunjang kegiatan pembelajaran yang efektif
  • Siswa adalah pelajar yang memenuhi syarat serta terdaftar secara sah pada MTs N 6 Cirebon dan secara sah diperbolehkan mengikuti seluruh kegiatan sekolah.
  • Guru piket adalah guru yang diberi tugas/ditugaskan mengatur dan menertibkan jalannya proses belajar mengajar dan kegiatan-kegiatan lain di sekoah pada hari-hari yang telah ditentukan.
  • Tata Tertib sekolah ini dibuat berdasarkan nilai-nilai.
  • Setiap siswa wajib melaksanakan ketentuan yang tercantum dalam Tata Tertib ini secara konsekwen dengan penuh kesadaran dan tanggung jawab.
  • Setiap pelanggaran terhadap Tata Tertib sekolah ini akan dikenakan sanksi sesuai dengan ketentuan yang berlaku

2. Pakaian Seragam Sekolah

  • Pakaian seragam sekolah  adalah pakaian seragam seragam siswa yang ditetapkan oleh sekolah.
  • Pakaian seragam sekolah dibedakan antara seragam harian putra dan pakaian seragam harian putri.

    Pakaian seragam sekolah terdiri dari :

  • Hari senin-selasa : Baju warna putih beratribut lengkap (dasi, topi bagi murid laki-laki) , memakai rompi,  celana/maksi warna biru, ikat pinggang berwarna hitam, kaos kaki putih, sepatu hitam (Warrior)
  • Hari rabu-kamis : Baju Batik, celana/maksi warna biru, ikat pinggang berwarna hitam, kaos kaki putih, sepatu hitam(warrior)
  • Hari Jum’at ;Baju muslim yang sudah ditentukan oleh sekolah
  • Hari sabtu : Baju pramuka
  • Pakaian seragam Olah Raga, Hanya dipakai pada setiap jam pelajaran Olah Raga
  • Setiap hari senin, setiap siswa wajib mengenakan seragam dengan atribut lengkap dengan ketentuan sebagai kelengkapan kegiatan upacara bendera.
  • Badge nama, tanda kelas, peci serta dasi dan identitas sekolah.
  • Pakaian tidak terbuat dari bahan yang tipis dan tembus pandang, tidak ketat membentuk tubuh.
  • Pakaian seragam dipakai secara sopan, rapi, dan bersih sesuai dengan ketentuan berikut

Khusus Laki-laki :

  • Baju dimasukkan ke dalam celana
  • Panjang celana dibawah  mata kaki
  • Celana dan lengan baju tidak digulung
  • Celana tidak disobek atau dijahit cutbrai/pensil atau dicoret-coret
  • Tinggi kaos kaki minimal 15cm di atas mata kaki

Khusus Perempuan :

  • Baju tidak dimasukkan ke dalam maksi/rok dan berjilbab (berkerudung memakai ciput) tidak terlihat poni rambut
  • Panjang rok sampai sedikit di bawah mata kaki.
  • Tidak memakai aksesoris mencolok.
  • Lengan baju tidak digulung.
  • Rok tidak disobek/belahan atau cutbrai.
  • Tinggi kaos kaki minimal ¾ dari betis.

 

3. RAMBUT, KUKU, TATO, MAKE UP

 

  • Setiap siswa dilarang berkuku panjang, bertato, mengecat kuku dan rambut dan bertindik
  • Khusus siswa laki-laki tidak boleh berambut panjang gondrong, berkucir (atau dimodel diluar ketentuan sekolah), memakai cincin, kalung, anting atau gelang.
  • Rambut siswa laki-laki dinyatakan panjang apabila disisir ke depan melebihi alis mata, ke samping melebihi daun telinga dan ke belakang melebihi kerah baju dengan model pelajar.
  • Khusus siswi perempuan tidak memakai make up atau sejenisnya secara berlebihan dan rambut tidak boleh terlihat dari belakang kerudung dan tdk dicat warna selain hitam

4. MASUK DAN PULANG SEKOLAH

  • Siswa wajib hadir di sekolah 15 menit sebelum bel masuk berbunyi, kecuali bagi siswa yang piket harus hadir 30 menit sebelum bel masuk berbunyi.
  • Siswa yang terlambat datang kurang dari 10 menit harus melaporkan diri kepada guru piket dan minta izin masuk kelas.
  • Siswa yang terlambat datang ke sekolah lebih dari 10 menit harus lapor kepada guru piket dan tidak diperkenankan masuk kelas selama 1 (satu jam) pelajaran pada pelajaran tersebut.
  • Siswa yang terlambat datang ke sekolah lebih dari 30 menit harus lapor kepada guru piket dan tidak diperkenankan masuk kelas selama 2 (dua jam) pelajaran pada jam pelajaran tersebut.
  • Selama pelajaran berlangsung dan pada pergantian jam pelajaran siswa diharapkan tenang dan tetap berada di dalam kelas.
  • Pada waktu pulang siswa diwajibkan langsung meninggalkan sekolah menuju ke rumah kecualibagi yang mengikuti kegiatan ekstra kurikuler atau kegiatan sekolah lainnya.
  • Pada waktu pulang sekolah siswa dilarang duduk-duduk (nongkrong) di tepi-tepi jalan atau di tempat-tempat tertentu.

5. KEBERSIHAN, KEDISPLINAN, DAN KETERTIBAN

  • Setiap kelas dibentuk tim piket kelas yang secara bergiliran bertugas menjaga kebersihan lingkungan dan ketertiban kelas.
  • Setiap tim piket kelas yang bertugas hendaknya menyiapkan dan memelihara perlengkapan kelas yang terdiri dari :
  • Penghapus papan tulis, penggaris, dan spidol
  • Taplak meja dan bunga
  • Sapu ijuk, pengki plastic, dan tempat sampah
  • Lap tangan, alat pel, dan ember cuci tangan serta alat-alat lain

Tim piket kelas mempunyai tugas :

  • Membersihkan dan mengepel lantai, membuang sampah, membersihkan dinding, dan merapihkan kursi dan meja sebelum jam pelajaran dimulai
  • Mempersiapkan sarana dan prasarana pembelajaran, misalnya : mengambil/mengisi spidol, membersihkan papan tulis, dll
  • Melengkapi dan merapihkan hiasan dinding kelas seperti bagan struktur organisasi kelas, jadwal piket,papan absensi, dan hiasan lainnya
  • Memasang taplak meja guru dan hiasan bunga serta menyiram bunga
  • Memasang dan merapikan Lorong baca dan pojok baca
  • Melaporkan kepada guru piket tentang tindakan-tindakan pelarangan yang dilakukan siswa menyangkut kebersihan dan ketertiban kelas, misalnya : coret-coret, berbuat gaduh (ramai) atau merusak benda-benda yang ada di kelas.
  • Setiap siswa membiasakan menjaga kebersihan ruang kelas, kamar kecil/toilet, halaman sekolah, kebun/taman sekolah, dan lingkungan sekolah.
  • Setiap siswa membiasakan membuang sampah pada tempat yang telah ditentukan dan juga menempatkan sampah sesuai dengan jenis sampahnya.
  • Setiap siswa membiasakan budaya antri dalam mengikuti berbagai kegiatan sekolah dan di liuar sekolah yang berlangsung bersama-sama
  • Setiap siswa membiasakan menggunakan listrik, air, dan ATK sekolah seperlunya.
  • Setiap siswa menjaga suasana ketenangan belajar baik di kelas, perpustakaan, laboratorium maupun di tempat lain di lingkungan sekolah.
  • Setiap siswa mentaati jadwal kegiatan sekolah, seperti penggunaan dan peminjaman buku perpustakaan, penggunaan laboratorium, dan sumber belajar lainnya.
  • Setiap siswa menyelesaikan tugas yang diberikan sekolah (guru) sesuai dengan ketentuan yang ditetapkan dan menyerahkan tepat waktu.
  • Selama berada dalam lingkungan sekolah setiap siswa wajib menggunakan bahasa Indonesia secara baik dan sopan.
  • Setiap siswa wajib melaksanakan 8 K (keamanan, kebersihan, ketertiban, keindahan, kekeluargaan, kerindangan, kesehatan, dan kenyamanan) di lingkungan sekolah.
  • Setiap siswa wajib menghindari pengaruh yang dapat merusak nama baik diri sendiri, orang tua, dan sekolah.
  • Setiap siswa wajib melapor kepada sekolah dalam hal ini Kepala Sekolah, Waka Kesiswaan, Ketua Program, Urusan Kesiswaan, Guru Piket atau petugas lainnya atas sesuatu hal yang ditemui jika terjadi atau mungkin akan terjadi hal-hal yang dapat merusak keserasian dan keamanan lingkungan sekolah.
  • Setiappelajaran akan dimulai, siswasudah harus berada di tempat duduknya dan menyiapkan diri untuk mengikuti pelajaran dengan tertib dan penuh perhatian.
  • Ketua kelas dan wakil ketua kelas atau perwakilan kelas harus mencari guru yang mengajar pada jam  yang bersangkutan dan atau melaporkan kepada guru piket atau petugas lainnya yang ditunjuk pabila 5 menit setelah bel guru yang bersangkutan belum masuk kelas.
  • Sebelum jam pelajaran pertama dimulai setiap siswa wajib berdoa dan membaca ayat suci Al Qur’an, dipimpin oleh ketua kelas atau petugas lain yang ditunjuk.

6. KEHADIRAN

 

  • Setiap Siswa wajib hadir minimal 75% dari seluruh hari belajar efektif dalam setiap semester.
  • Setiap siswa yang karena sesuatu sebab tidak dapat mengikuti pelajaran atau kegiatan-kegiatan lain yang ada hubungannya dengan sekolah harus dapat menunjukkan surat keterangan dari orang tua / wali mengenai sebab-sebab tidak hadirnya.
  • Surat keterangan dari orang tua /  wali harus sudah disampaikan sebelum atau pada waktu siswa tidak dapat hadir kecuali terjadi hal-hal yang sifatnya mendesak, maka surat keterangan tersebut dapat menyusul.
  • Setiap siswa yang tidak hadir 3 (tiga) hari berturut-turut atau tanpa keterangan orang tua / wali akan dipanggil untuk dimintai keterangan (jika sakit harus menyertakan / menunjukkan surat keterangan sakit dari yang berwenang).orang tua / wali yang tidak memenuhi panggilan dari sekolah setelah 3 (tiga) hari berturut-turut, siswa yang bersangkutan akan dikenakan sanksi ssuai dengan ketentuan yang berlaku.

 

7. SOPAN SANTUN PERGAULAN

Dalam pergaulan sehari-hari di sekolah, setiap siswa hendaknya :

  • Mengucapkan salam kepada guru setiap awal pelajaran / pertemuan.
  • Mengucapkan salam terhadap teman, kepala sekolah, guru, pegawai sekolah, dan tamu.
  • Menghormati sesame siswa, menghargai berbagai perbedaan agama yang dianut dan latar belakang social budaya yang dimiliki oleh masing-masing teman baik di sekolah maupun di luar sekolah.
  • Menghormati ide, pikiran, dan pendapat, hak cipta orang lain dan hak milik teman, dan warga sekolah.
  • Berani menyampaikan sesuatu yang salah adalah salah dan menyatakan sesuatu yang benar adalah benar.
  • Menyampaikan pendapat secara sopan tanpa menyinggung perasaan orang lain.
  • Berani mengakui kesalahan yang terlanjur telah dilakukan dan meminta maaf apabila merasa melanggar hak orang lain atau berbuat salah kepada orang lain.
  • Menggunakan bahasa (kata) yang sopan dan beradab yang membedakan hubungan dengan orang lebih tua dan teman sejawat.

8. UPACARA BENDERA DAN PERINGATAN HARI-HARI BESAR NASIONAL

  • Setiap siswa wajib mengikuti upacara bendera hari senin dengan tertib, disiplin, dan hikmat dengan pakaian seragam yang telah ditentukan sekolah.
  • Setiap siswa wajib mengikuti upacara peringatan hari-hari besar nasional seperti Hari Kemerdekaan, Hari Pendidikan nasional, dan lain-lain sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
  • Setiap siswa wajib mengikuti peringatan hari-hari besar keagamaan seperti Maulid Nabi Muhammad SAW, Isra Miraj, Idul Adha, Idul Fitri dll.
  • Bagi siswa yang tidak mengikuti kegiatan di atas akan dikenakan sanksi sesuai dengan ketentuan yang berlaku kecuali jika dapat meberikan alasanyang dapat dipertanggungjawabkan dengan disertai bukti fisik pendukung.

9. KEGIATAN KEAGAMAAN

  • Setiap siswa wajib mengikuti Kegiatan Membaca Al Quran setiap pagi sebelum KBM dimulai Kecuali hari senin dan jumat
  • Setiap siswa wajib melaksanakan ibadah ( Shalat Dzuhur berjama’ah dll sesuai dengan jadwal yang dibuat.
  • Setiap siswa wajib mengikuti kegiatan keagamaan yang diselenggarakan sekolah sesuai dengan kegiatannya yang telah terjadwal

10. SEPEDA MOTOR, SEPEDA DAN HANDPHONE

  • Siswa tidak diperbolehkan mengendarai/membawa sepeda motor ke sekolah pada jam aktif sekolah
  • Siswa diperbolehkan mengendarai/membawa sepeda ke sekolah
  • Sepeda harus diparkir dengan tertib dan rapi di tempat yang telah ditentukan dalam keadaan terkunci.
  • Sekolah tidak mengijinkan siswa membawa handphone ke sekolah

11. LARANGAN-LARANGAN

  • Keluar dari halaman / pagar sekolah atau meninggalkan sekolah sebelum waktunya tanpa seizing guru piket atau petugas lain yang ditunjuk. (Membolos)
  • Makan di dalam kelas atau tempat lain yang tidak semestinya, antara lain  masjid, laboratorium, dan perpustakaan.
  • Keluar kelas pada saat KBM belangsung tanpa ada alasan yang jelas dan tidak dapat dipertanggungjawabkan serta tidak seijin guru yang bersangkutan.
  • Memiliki, membawa, mengedarkan, dan mengkonsumsi rokok, minuman keras/beralkohol, narkotika, obat psikotropika, dan obat terlarang lainnya.
  • Membuang sampah tidak pada tempatnya dan atau membuang sampah tidak sesuai dengan jenis sampahnya.
  • Berkelahi baik perorangan maupun kelompok, di dalam atau diluar sekolah.
  • Mencoret dinding bangunan, pagar sekolah, perabot, dan peralatan sekolah lainnya.
  • Berbicara kotor, mengumpat, mengguning, menghina, atau menyapa antar sesama siswa atau warga sekolah dengan kata sapaan atau panggilan yang tidak senonoh.
  • Memakai sandal, perhiasan mencolok, berhias secara berlebihan.
  • Membawa berbagai senjata ke sekolah atau alat-alat lainnya yang dapat mengancam keselamatan orang lain, kecuali atas perintah/petunjuk dari pihak sekolah
  • Membawa, memiliki, mengedarkan, memperlihatkan, mempertontonkan buku, gambar, bacaan, sketsa, audio, video, pornografi, dan sejenisnya yang bersifat asusila yang dapat merusak moral.
  • Membuat atau memprovokasi keributan antar teman di kelas atau di luar kelas dan atau dengan anak di luar sekolah (geng motor).
  • membawa, memiliki kartu / alat judi dan bermain judi.
  • Melakukan tindakan-tindakan yang melanggar hukum seperti mencuri, tindakan asusila, dan kejahatan lain baik di sekolah maupun di luar sekolah.
  • Membentuk grup atau geng-geng yang dapat mengarah kepada tindakan tercela baik di dalam sekolah maupun di luar sekolah
  • Melakukan tindakan yang mengganggu pelajaran.
  • Menjadi jagoan (centeng) sponsor / provokator dalam kegiatan melakukan pemerasan terhadap teman di dalam sekolah maupun d luar sekolah serta antar siswa.
    Membawa sepeda motor pada saat KBM di pagi hari ataupun pada saat kegiatan ekstra kurikuler di siang atau sore hari yang diselenggarakan oleh sekolah

 

12. ORGANISASI SEKOLAH

Organisasi sekolah merupakan suatu kelompok stakeholder sekolah yang berkumpul, merancangkan, menyelenggarakan, dan mengevaluasi kegiatan yang dilakukan sesuai dengan tujuan yang telah ditetapkan. Karena organisasi tersebut merupakan organisasi sekolah, maka kegiatan yang dirancang dan diselenggarakan tentunya berkaitan dengan sekolah tempat organisasi tersebut berada. Sekolah sebagai tempat bernaungnya organisasi sekolah setidak-tidaknya memiliki beberapa organisasi sekolah yang mempunyai peran dan fungsinya masing-masing seperti:Organisasi Kelas, Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS), Organisasi Ekstra Kulikuler

 

13. KELAS

Organisasi kelas merupakan organisasi yang terkecil yang dimiliki oleh suatu sekolah. Organisasi ini berjalan dan dibentuk berdasarkan kepentingan suatu kelas yang ada di sekolah. Peran dan fungsi organisasi kelas yang satu dengan kelas yang lainnya tentu saja berbeda. Namun secara umum, tujuan organisasi kelas dapat dijabarkan sebagai berikut:

  1. Mengatur Regulasi Kelas.
  2. Membentuk Kelompok Piket.
  3. Membentuk Tata Tertib Kelas.

 

14. Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS)

}Menurut Permendiknas No. 39 Tahun 2008 Tentang Pembinaan Kesiswaan, Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS) merupakan organisasi kesiswaan yang resmi dan diakui oleh sekolah. Organisasi ini tidak mempunyai hubungan dengan organisasi-organisasi lain yang ada di luar sekolah tempat OSIS itu berkembang. OSIS dimiliki oleh satuan pendidikan menengah seperti SMP/ MTS / SMPLB, dan SMA/ MA/ SMK/ SMALB. Keberadaan organisasi siswa intra sekolah merupakan salah satu bentuk penerapan Pancasila dalam kehidupan bermasyarakat khususnya pada kehidupan sekolah. Adapun tujuan OSIS dalam suatu sekolah antara lain:

  1. Memantapkan dan Mengembangkan Peran Siswa.
  2. Melatih Jiwa Kepemimpinan Siswa.
  3. Melaksanakan Kegiatan Dengan Prinsip.
  4. Mengimplementasikan Hak dan Kewajiban Dalam Lingkungan Masyarakat
  5. Menjamin Kegiatan-Kegiatan Kelompok.
  6. Melaksanakan Kegiatan Orientasi Siswa.

 

15. ORGANISASI EKTRA KURIKULER

  • Organisasi ekstra kulikuler merupakan organisasi sekolah yang bergerak pada pembinaan terhadap prestasi akademik, seni, dan/ atau olahraga yang sesuai dengan bakat dan minat siswa. Organisasi ektra kulikuler diperlukan demi menyalurkan bakat dan minat siswa di berbagai bidang agar siswa tersebut dapat memiliki kesempatan untuk mengembangkan bakat dan minatnya di sekolah. Adapun tujuan organisasi ekstra kulikuler antara lain:

a. Membangun Pribadi Siswa yang Kompetitif.

b. Mengembangkan Pengalaman dalam Pengembangan Bakat dan Minat

c. Mengoptimalkan Bakat dan Minat Siswa.

d. Mengoptimalkan Sarana dan Prasarana Sekolah.

  • Kegiatan ekstra kurikuler adalah kegiatan sekolah yang dilaksanakan di luar jam pelajaran efektif.
  • Kegiatan ekstra kurikuler dapat dibedakan menjadi 2 (dua) yaitu bersifat wajib dan pilihan.
  • Setiap Siswa diwajibkan mengikuti Kegiatan Ekstrakurikuler sesuai pilihannya
  • Kegiatan yang bersifat wajib adalah kegiatan yang wajib diikuti oleh setiap siswa, seperti kegiatan kepramukaan.
  • Kegiatan pilihan adalah kegiatan yang dapat dipilih oleh setiap siswa sesuai degan hobi, bakat, dan minatnya seperti Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS), Paskibra, PMR,Hadroh,Marching band, KIR,Klub olahraga prestasi (atletik, Karate, bola voli, futsal, sepak bola dll)
  • Dalam mengikuti kegiatan ekstra kurikuler setiap siswa dilarang membawa sepeda motor dan HP ke dalam lingkungan sekolah.
  • Dalam mengikuti kegiatan ekstra kurikuler setiap siswa wajib mematuhi setiap peraturan/ ketentuan yang berlaku yang ditetapkan setiap jenis kegiatan.

 

16. PENUTUP

  • Tata tertib kehidupan sosial sekolah ini mengikat seluruh siswa
  • Tata tertib kehidupan social sekolah berlaku sejak tanggal ditetapkan sampai dengan dikeluarkannya Tata tertib kehidupan social sekolah yang baru
  • Hal-hal yang belum tercantum dalam tata tertib kehidupan sosial sekolah ini akan diputuskan lebih lanjut melalui rapat dewan guru.
  • Dengan berlakunya tata tertib kehidupan sosial sekolah ini maka peraturan dan tata tertib yang pernah dikeluarkan, dinyatakan tidak berlaku lagi.
  • Organisasi sekolah yang ditinjau dari, organisasi kelas, organisasi siswa intra sekolah, dan organisasi ekstra kulikuler. Masing-masing organisasi mempunyai tujuan yang berbeda-beda namun tetap mengacu pada tujuan sekolah yang ada demi mendukung eksistensi sekolah itu sendiri.

 

Komentari Tulisan Ini
Halaman Lainnya
SEJARAH

Berawal dari sebuah Pengajian BTQ (Baca Tulis Al-Qur`an ) di Musholla At-tawakkal di desa Karangsuwung Pimpinan K. M.Soleh,berdirilah Madrasah Ibtidaiyah (MI) dengan nama MIFTAHUL ATHFA

11/07/2020 09:46 - Oleh Admin - Dilihat 1460 kali
Profil

NAMA MADRASAH :  MTs NEGERI 6 CIREBON  ALAMAT :  Jl. Karangsuwung No. 101 Kecamatan Karangsembung      KABUPATEN CIREBON - 45183 NSM :  12113

15/03/2020 19:18 - Oleh Admin - Dilihat 863 kali
Visi dan Misi

Visi “ Terwujudnya madrasah masa depan yang islami, populis, dan berkualitas  “   Misi Berdasarkan Visi tersebut maka dikembangkan kedalam “ Empat “ M

15/03/2020 19:18 - Oleh Admin - Dilihat 726 kali